Tanda-Tanda Kecil Kiamat | 09 Munculnya Api Dari Hijaz


9. MUNCULNYA API DARI HIJAZ

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّـى تَخْرُجَ نَارٌ مِنْ أَرْضِ الْحِجَازِ تُضِيءُ أَعْنَـاقَ اْلإِبِلِ بِبُصْرَى.

“Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga keluar api dari tanah Hijaz yang menerangi leher-leher unta di Bushra.” [Shahiih al-Bukhari, kitab al-Fitan bab Khuruujun Naar (XIII/78, al-Fat-h), dan Shahiih Muslim, kitab al-Fitan wa Asyraatus Saa’ah (XVIII/30, Syarh an-Nawawi).]

Bushra dengan huruf ba yang didhammahkan, akhirnya adalah alif maqsuurah, nama sebuah kota yang terkenal di Syam, dinamakan pula Hauran, jarak antara kota tersebut dengan Damasqus adalah tiga malam perjalanan. [Lihat kitab Mu’jamul Buldaan (I/441), Syarh an-Nawawi (XVIII/30), dan Fat-hul Baari (XIII/80).]

Api ini telah muncul pada pertengahan abad ke tujuh Hijriyyah, tepatnya pada tahun 654 H. Api tersebut sangat besar dan para ulama yang hidup pada masa itu juga setelahnya banyak mengomentari sifat api tersebut.

An-Nawawi rahimahullah berkata, “Pada masa kami muncul api di Madinah pada tahun 654 H. Api tersebut sangat besar, muncul dari arah timur Madinah di belakang al-Harrah. Telah beredar berita tentangnya secara mutawatir di kalangan penduduk Syam juga negeri-negeri lainnya, dan telah memberikan kabar kepadaku seseorang yang menyaksikannya dari penduduk Madinah.” [Syarh Muslim, karya an-Nawawi (XVIII/28).]

Ibnu Katsir rahimahullah menukil lebih dari satu orang badui di kalangan orang Bushra bahwa mereka dapat melihat leher-leher unta dengan cahaya api yang muncul di tanah Hijaz. [Lihat an-Nihaayah/al-Fitan wal Malaahim (I/14) tahqiq Dr. Thaha Zaini, dan lihat al-Bidaayah wan Nihaayah (XIII/187-193).]

Al-Qurthubi rahimahullah telah menyebutkan munculnya api ini, dan beliau menjelaskan dengan rinci dalam kitab at-Tadzkirah. Lalu beliau menuturkan bahwa api tersebut bisa dilihat dari Makkah dan dari gunung Bushra. [Lihat at-Tadzkirah (hal. 636).]

Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Dan yang nampak bagiku (kebenarannya) bahwa api yang disebutkan… adalah api yang nampak di pinggiran kota Madinah, sebagaimana difahami oleh al-Qurthubi dan selainnya.” [Fat-hul Baari (XIII/79).]

Api ini bukanlah api yang muncul di akhir zaman, yang mengumpulkan manusia di tempat berkumpul mereka, sebagaimana akan dijelaskan dalam pembahasan tanda-tanda Kiamat yang besar.

[Disalin dari kitab Asyraathus Saa’ah, Penulis Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil, Daar Ibnil Jauzi, Cetakan Kelima 1415H-1995M, Edisi Indonesia Hari Kiamat Sudah Dekat, Penerjemah Beni Sarbeni, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir]

Artikel https://almanhaj.or.id/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s