Tanda-Tanda Kecil Kiamat | 06 H. Mengikuti Perilaku Ummat Terdahulu


H. MENGIKUT PRILAKU UMAT-UMAT TERDAHULU

Di antara fitnah yang besar adalah mengikuti prilaku orang-orang Yahudi dan Nasrani dan meniru-niru mereka. Sebagian kaum muslimin telah meniru gaya orang-orang kafir, menyerupai mereka, berperangai dengan perangai mereka dan merasa kagum kepada mereka. Hal ini sesuai dengan apa yang dikabarkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dijelaskan dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّـى تَأْخُذَ أُمَّتِـي بِأَخْذِ الْقُرُونِ قَبْلَهَا شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ فَقِيْلَ: يَا رَسُولَ اللهِ كَفَـارِسَ وَالرُّوْمِ، فَقَـالَ: وَمَنِ النَّاسُ إِلاَّ أُولَئِكَ.

“Tidak akan datang Kiamat sehingga umatku mengambil jalan orang pada zaman sebelumnya sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta.” Lalu beliau ditanya, “Wahai Rasulullah, seperti orang-orang Persia dan Romawi?” Lalu beliau menjawab, “Siapa lagi kalau bukan mereka.” [HR. Al-Bukhari] [Shahiih al-Bukhari, kitab al-I’tishaam bil Kitaab was Sunnah, bab Qaulun Nabiyyi Latattabi’unna Sunaan man Kaana Qablakum (XIII/300, al-Fat-h)]

Dalam satu riwayat dari Abu Sa’id Radhiyallahu anhu:

قُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ! آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى؟ قَالَ: فَمَنْ؟!

“Kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah! Yahudi dan Nasranikah?’ beliau menjawab, ‘Siapa lagi?!’” [HR. Al-Bukhari dan Muslim] [Shahiih al-Bukhari (XIII/300, dalam al-Fat-h), dan Shahiih Muslim, kitab al-‘Ilmi bab al-Aladdul Khasmu (XVI/219-220, Syarh an-Nawawi)]

Ibnu Baththal* rahimahullah berkata, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitahukan bahwa umatnya akan mengikuti perkara-perkara yang diada-adakan, bid’ah-bid’ah dan berbagai hawa nafsu, sebagaimana (perbuatan) itu terjadi pada umat-umat sebelum mereka, dan beliau telah memberikan peringatan dalam banyak hadits bahwasanya manusia yang terakhir lebih jelek, dan Kiamat tidak akan datang kecuali kepada orang-orang yang jelek, dan ajaran Islam akan tetap berdiri tegak pada orang-orang tertentu.” [Fat-hul Baari (XIII/301, al-Fat-h)]

Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Sebagian besar peringatan yang diungkapkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah terjadi, dan selebihnya akan terjadi.”[Fat-hul Baari (XIII/301, al-Fat-h)]

Pada masa ini banyak kaum muslimin yang telah menyerupai orang-orang kafir yang di timur maupun di barat, kaum pria dari kalangan kita menyerupai kaum pria dari kalangan mereka, wanita-wanita kita menyerupai wanita-wanita mereka, dan terkena fitnah mereka sehingga menjadi sebab keluarnya sebagian orang dari Islam. Mereka meyakini bahwa peradaban dan kemajuan tidak akan pernah sempurna kecuali dengan melemparkan Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Barangsiapa mengenal Islam dengan benar, niscaya dia akan mengetahui sejauh mana kaum muslimin telah merosot di kurun-kurun terakhir; jauh dari ajaran Islam dan melenceng dari ‘aqidahnya, sehingga Islam tidak tersisa pada sebagian mereka kecuali hanya namanya saja. Mereka telah menjadikan undang-undang orang-orang kafir sebagai landasan hukum, dan jauh dari hukum Allah, tidak ada yang lebih tepat dalam menyifati kaum muslimin yang mengikuti mereka dan dalam pengambilan hukum dari orang-orang kafir daripada sifat yang diungkapkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana sabda beliau:

شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِي جُحْرِ ضَبٍّ تَبَعْتُمُوْهُمْ.

“… Sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, seandainya mereka masuk ke dalam lubang biawak, niscaya kalian akan mengikuti mereka.” [Takhrij hadits ini telah diungkapkan sebelumnya.]

An-Nawawi rahimahullah berkata, “Yang dimaksud dengan sejengkal, sehasta, dan lubang biawak adalah hanya sebuah permisalan karena banyaknya sisi persamaan dengan mereka. Persamaan yang dimaksud dalam hal perbuatan-perbuatan maksiat, dan penyelewengan-penyelewengan, bukan dalam kekufuran. Hal ini merupakan mukjizat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan telah terbukti apa yang dikabarkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” [Syarh Muslim, karya an-Nawawi (XVI/219-220)]

Demikianlah, sebenarnya fitnah itu tidak terhingga banyaknya. Fitnah wanita, fitnah harta, cinta akan keinginan hawa nafsu, juga cinta akan kedudukan dan pangkat; semuanya merupakan fitnah yang terkadang dapat menghancurkan manusia, dan membawanya pada kehinaan. Hanya kepada Allah kita memohon keselamatan.

[Disalin dari kitab Asyraathus Saa’ah, Penulis Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil, Daar Ibnil Jauzi, Cetakan Kelima 1415H-1995M, Edisi Indonesia Hari Kiamat Sudah Dekat, Penerjemah Beni Sarbeni, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir]

Artikel http://almanhaj.or.id
_______
Footnote
[*] Dia adalah Abul Hasan ‘Ali bin Khalaf bin ‘Abdul Malik bin Baththal al-Qurthubi, beliau meriwayatkan dari al-Mutharraf al-Qanazi dan Yunus bin ‘Abdillah al-Qadhi, beliau memiliki kitab syarah hadits Shahiih al-Bukhari, wafat pada bulan Shafar tahun 449 H rahimahullah. [Lihat biografinya dalam kitab Syadzaraatudz Dzahab (III/283), dan al-A’laam (IV/285), karya az-Zarkali.]

Iklan

One comment on “Tanda-Tanda Kecil Kiamat | 06 H. Mengikuti Perilaku Ummat Terdahulu

  1. Ping-balik: Kiamat Sudah Dekat | أشراط الساعة | Tiga Landasan Utama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s