Rukun Kedua : Shalat | Hal-hal yang Membatalkan Shalat


HAL-HAL YANG MEMBATALKAN SHALAT

Shalat seseorang akan batal apabila ia melakukan salah satu diantara hal-hal berikut ini:

1. Makan dan minum dengan sengaja. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah

إنَّ فِي الصَّلاَةِ لَشُغلاً

“Sesungguhnya di dalam shalat itu ada kesibukan tertentu.” (Muttafaq ‘alaih)

Dan ijma’ ulama juga mengatakan demikian.

2. Berbicara dengan sengaja, bukan untuk kepentingan pelaksanaan shalat. Dalilnya adalah hadits dibawah ini:

عَن زَيدٍ بنِ أرقَمَ -رَضِيَ اللهُ عَنهُ- قال: كُنَّا نَتَكَلَّمُ فِي الصَّلاَةِ يُكَلِّمُ الرَّجُلُ مِنَّا صَاحِبَهُ وَ هُوَ إلَى جَنبِهِ في الصّلاَةِ حَتَّى نَزَلَت ((وَ قُومُوا للهِ قَـٰـنِتِينَ)) فَأُمِرنَا بِالسُّكُوتِ وَ نُهِينَا عَنِ الكَلَامِ

“Dari Zaid bin Arqam, ia berkata, ‘Dahulu kami berbicara di waktu shalat, salah seorang dari kami berbicara kepada temannya yang berada di sampingnya, sampai turun ayat: ‘Dan hendaklah kamu berdiri karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu*’, maka kami pun diperintahkan untuk diam dan dilarang berbicara. ” (Muttafaq ‘alaih)

* Maksudnya orang yang shalat seharusnya hanya berkonsentrasi pada shalatnya saja dan mengesampingkan perbuatan yang lain. (pen.)

Dan juga sabda Rasulullah:

إنَّ هَذِهِ الصَّلاَةَ لَا يَصلُحُ فِيهَا شَيءٌ مِن كَلَامِ النَّاسِ

“Sesungguhnya shalat ini tidak pantas ada di dalamnya percakapan manusia sedikit pun.” (HR. Muslim)

Adapun pembicaraan yang maksudnya untuk membetulkan pelaksanaan shalat, maka hal itu diperbolehkan seperti membetulkan bacaan (Al-Qur’an) imam, atau imam setelah memberi salam kemudian bertanya apakah shalatnya sudah sempurna, apabila ada yang menjawab belum, maka dia harus menyempurnakannya.

Hal ini pemah terjadi terhadap Rasulullah, kemudian Dzul Yadain bertanya kepada beliau: “Apakah anda lupa ataukah sengaja mengqashar shalat, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Aku tidak lupa dan aku pun tidak bermaksud mengqashar shalat.” DzuI Yadain berkata: “Kalau begitu Anda telah lupa wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Apakah yang dikatakan Dzul Yadain itu betul?” Para sahabat menjawab: “Benar.” Maka beliau pun menambah shalatnya dua rakaat lagi, kemudian melakukan sujud sahwi dua kali. (Muttafaq ‘alaih)

3. Meninggalkan salah satu rukun shalat atau syarat shalat yang telah disebutkan di muka, apabila hal itu tidak ia ganti/sempurnakan di tengah pelaksanaan shalat atau sesudah selesai shalat beberapa saat. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah terhadap orang yang shalatnya tidak tepat:

ارجِع فَصَلِّ فَإنَّكَ لَم تُصَلِّ

“Kembalilah kamu melaksanaiam shalat, sesungguhnya kamu belum melaksanakan shalat.” (Muttafaq ‘alaih)

Lantaran orang itu telah meninggalkan tuma’ninah dan i’tidal. Padahal kedua hal itu termasuk rukun.

4. Banyak melakukan gerakan, karena hal itu bertentangan dengan pelaksanaan ibadah dan membuat hati dan anggota tubuh sibuk dengan urusan selain ibadah. Adapun gerakan yang sekadamya saja, seperti memberi isyarat untuk menjawab salam, membetulkan pakaian, menggaruk badan dengan tangan, dan yang semisalnya, maka hal itu tidaklah membatalkan shalat.

5. Tertawa sampai terbahak-bahak. Para ulama sepakat mengenai batalnya shalat yang disebabkan tertawa seperti itu. Adapun tersenyum, maka kebanyakan ulama menganggap bahwa hal itu tidaklah merusak shalat seseorang.

6. Tidak berurutan dalam pelaksanaan shalat, seperti mengerjakan shalat Isya sebelum mengerjakan shalat Maghrib, maka shalat Isya itu batal sehingga dia shalat Maghrib dulu, karena berurutan dalam melaksanakan shalat-shalat itu adalah wajib, dan begitulah perintah pelaksanaan shalat itu.

7. Kelupaan yang fatal, seperti menambah shalat menjadi dua kali lipat, umpamanya shalat Isya’ delapan rakaat, karena perbuatan tersebut merupakan indikasi yang jelas, bahwa ia tidak khusyu’ yang mana hal ini merupakan ruhnya shalat.

Sumber : Panduan Praktis Rukun Islam, Darul Haq, Jakarta. Cetakan I, Rajab 1422 H. / Oktober 2001 M.

Artikel TigaLandasanUtama.WordPress.Com

Dapatkan E-Book dan Ceramah Tentang Shalat pada halaman ini.

Penjelasan Lebih Rinci Tentang Tatacara Shalat Dilengkapi dengan Video Tutorial Shalat dapat Anda simak di Carasholat.Com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s