Rukun Keempat : Shiyam | Definisi, Keutamaan Puasa dan Hukum Puasa Ramadhan


DEFINISI PUASA

Puasa secara bahasa artinya: “Menahan diri”. Sedangkan menurut syar’i artinya: “Menahan diri dari makan, minum, jima’ (bersenggama/berhubungan badan) dan seluruh hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit matahari hingga terbenam, dengan niat bertaqarrub/mendekatkan diri kepada Allah”

KEUTAMAAN PUASA

Terdapat banyak hadits yang menunjukkan tentang keutamaan puasa. Di antaranya sebagai berikut :

1. Sabda Rasulullah:

من صام يوما في سبيل الله بعّد الله وجهه عن النّار سبعين خريفا

“Barangsiapa berpuasa satu hari di jalan Allah (waktu berjihad), maka Allah menjauhkan wajahnya dari api Neraka sepanjang perjalanan 70 tahun.” (Muttafaq `alaih)

Sabda Rasulullah

إن في الجنة بابا يقال له الريان، يدخل منه الصائمون يوم القيامة. لا يدخل منه أحد غيرهم فإذا دخلوا أغلق فلم يدخل منه أحد

“Sesungguhnya di Surga ada pintu bernama “Ar-Rayyan” Tempat masuk daripadanya orang-orang yang berpuasa, pada hari Kiamat. Tidak dapat masuk dari pintu itu kecuali mereka. Jika mereka telah masuk, ditutuplah (pintu itu), dan tidak  bisa masuk dari pintu itu kecuali mereka.” (Muttafaq ‘alaih)

Sabda Rasulullah:

الصيام جنة من النار كجنة أحدكم من القتل

“Puasa adalah benteng (yang menghalangi) dari api Neraka sebagaimana perisai seseorang di antaramu (yang membentengi) dari pembunuhan.” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan lainnya. Hadits ini shahih)

HUKUM PUASA RAMADHAN

Menurut Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’, hukum puasa Ramadhan adalah wajib. Dalil-dalinya adalah sebagai berikut:

Dari Al-Qur’an adalah firman Allah :

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu” (Al-Baqarah: 185)

Dari As-Sunnah adalah sabda Nabi

بني الإسلام على خمس شهادة أن لا إله إلا الله و أنّ محمدا رسول الله و إقام الصلاة و إيتاء الزكاة و حجّ البيت و صوم رمضان

“Islam itu dibangun berdasarkan rukun yang lima; yaitu bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusanNya, mendirikan shalat, membayar zakat, melaksanakan ibadah haji ke Baitullah dan berpuasa di bulan Ramadhan. “ (Muttafaq ‘alaih)

Adapun dalil dan ijma’ adalah bahwasanya umat telah bersepakat atas kewajiban berpuasa Ramadhan dan merupakan  salah satu rukun Islam yang diketahui secara pasti dari ajaran agama. Orang yang mengingkarinya adalah kafir, keluar  dari agama Islam.

Puasa Ramadhan diwajibkan pada hari Senin tanggal 2 Sya’ban tahun kedua Hijriyah.

Sumber : Panduan Praktis Rukun Islam, Darul Haq, Jakarta. Cetakan I, Rajab 1422 H. / Oktober 2001 M.

Artikel TigaLandasanUtama.WordPress.Com

Lihat Juga :

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s