Rukun Kedua : Shalat | Hukum dan Keutamaan Shalat


HUKUM SHALAT

Shalat*) hukumnya fardhu ‘ain bagi setiap orang yang beriman, baik laki-laki maupun perempuan. Allah telah memerintahkan kita untuk mendirikan shalat, sebagaimana disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur’anul Karim. Di antaranya adalah firman Allah :

فَأَقِيمُواْ الصَّلاَةَ إِنَّ الصَّلاَةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَاباً مَّوْقُوتاً

“Maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)

حَافِظُواْ عَلَى الصَّلَوَاتِ والصَّلاَةِ الْوُسْطَى

“Peliharalah segala shalat(mu) dan (peliharalah) shalat wusthaa (shalat Ashar).” (Al-Baqarah: 238)

Dan Rasulullah menempatkannya sebagai rukun yang kedua di antara rukun-rukun Islam yang lima, sebagaimana sabdanya yang berbunyi:

بـني الإسـلام على خـمـس : شـهـادة أن لا إلـه إلا الله وأن محمد رسول الله ، وإقامة الصلاة ، وإيـتـاء الـزكـاة ، وحـج البيت ، وصـوم رمضان

“Islam itu dibangun berdasarkan rukun yang lima; yaitu: Bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusanNya, mendirikan shalat, membayar zakat, melaksanakan ibadah haji ke Baitullah dan berpuasa di bulan Ramadhan.” (Muttafaq `alaih)

Oleh karena itulah, maka orang yang meninggalkan shalat itu hukumnya kafir dan dilaksanakan hukum bunuh terhadapnya, sedangkan orang yang melalaikan shalat dihukumi sebagai orang fasik.

KEUTAMAAN SHALAT

Shalat adalah ibadah yang utama dan berpahala sangat besar. Banyak hadits-hadits yang  menerangkan hal itu, akan tetapi dalam kesempatan ini kita cukup menyebutkan beberapa di  antaranya sebagai berikut:

Ketika Rasulullah ditanya tentang amal yang paling utama, beliau menjawab:

الصلاة على وقتها

“Shalat pada waktunya” (Muttafaq `alaih)

Sabda Rasulullah :

أرأيتم لو أنّ نهرا بباب أحدكم يغتسل منه كلّ يوم خمس مرّات، هل يبقى من درنه شيء؟ قالوا : لا يبقى من درنه شيء. قال: فذلك مثل الصلوات الخمس يمحو الله بهنّ الخطايا

“Bagaimana pendapat kamu sekalian, seandainya di depan pintu masuk rumah salah seorang di antara kamu ada sebuah sungai, kemudian ia mandi di sungai itu lima kali dalam sehari, apakah masih ada kotoran yang melekat di badannya?” Para sahabat menjawab: “Tidak akan tersisa sedikit pun kotoran di badannya.” Bersabda Rasulullah:  “Maka begitu pulalah perumpamaan shalat lima kali sehari semalam, dengan shalat itu Allah akan menghapus semua dosa.” (Muttafaq ‘alaih)

Sabda Rasulullah :

ما من امرئ مسلم تحضره صلاة مكتوبة فيحسن وضوءها و خشوعها و ركوعها إلا كانت كفارة لما قبلها من الذنوب ما لم تؤت كبيرة و ذلك الدهر كله

“Tidak ada seorang muslim pun yang ketika shalat fardhu telah tiba kemudian dia berwudhu’ dengan baik dan memperbagus kekhusyu’annya (dalam shalat) serta ruku’nya, terkecuali hal itu merupakan penghapus dosanya yang telah lalu selama dia tidak melakukan dosa besar, dan hal itu berlaku sepanjang tahun itu.” (HR. Muslim)

Sabda Rasulullah

رأسُ الأَمرِ الإِسلامُ، وعَمُودُهُ الصلاةُ، وذُرْوَةٌ سَنَامِهِ الجِهَادُ في سَبِيلِ اللهِ

“Pokok segala perkara itu adalah Al-Islam dan tonggak Islam itu adalah shalat, dan puncak Islam itu adalah jihad di jalan Allah. “(HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan lainnya, hadits shahih)


Footnote :

*)Yang Dimaksud adalah Shalat Fardhu yang Lima waktu.

Sumber : Panduan Praktis Rukun Islam, Darul Haq, Jakarta. Cetakan I, Rajab 1422 H. / Oktober 2001 M.

Artikel TigaLandasanUtama.WordPress.Com

Dapatkan E-Book dan Ceramah Tentang Sholat pada halaman ini.

Penjelasan Lebih Rinci Tentang Tatacara Shalat Dilengkapi dengan Video Tutorial Shalat dapat Anda simak di Carasholat.Com

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s